Chat with us, powered by LiveChat

Selasa, 20 Juni 2023

Perkembangan Film Horor Indonesia

 




Film horor Indonesia telah menjadi genre yang sangat populer dalam industri perfilman Tanah Air. Dikenal dengan cerita-cerita yang menegangkan dan atmosfer yang mencekam, film horor Indonesia telah berhasil membangun basis penggemar yang kuat di dalam dan luar negeri. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi perkembangan film horor Indonesia, dari masa lalu hingga sekarang, sambil melihat faktor-faktor yang telah menyumbang pada keberhasilannya.


Awal Mula Horor Indonesia

Film horor Indonesia memiliki akar yang kuat dalam warisan budaya lokal. Sejak zaman dahulu, cerita-cerita mengerikan dan legenda urban telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia. Film-film seperti "Pengabdi Setan" (1980) dan "Satan's Slave" (1982) membawa genre horor ke layar lebar dengan cerita yang menggugah dan gaya sinematografi yang unik.




Era Baru Horor Indonesia

Pada tahun 2000-an, terjadi lonjakan popularitas film horor Indonesia. Film-film seperti "Kuntilanak" (2006), "Rumah Dara" (2009), dan "Pintu Terlarang" (2009) menjadi sukses besar di box office. Keberhasilan ini didorong oleh kombinasi elemen-elemen horor yang efektif, seperti hantu-hantu yang menyeramkan, atmosfer yang gelap, dan twist cerita yang tak terduga.





Eksplorasi Tema Lokal

Film horor Indonesia juga telah berhasil menggabungkan elemen-elemen horor dengan cerita-cerita yang berdasarkan pada kepercayaan dan mitologi lokal. Contohnya, "Jelangkung" (2001) dan "Rasuk" (2018) mengangkat tema-tema supernatural dari budaya Indonesia, seperti permainan spiritual jelangkung dan fenomena hantu penasaran. Pendekatan ini memberikan keaslian dan identitas unik pada film horor Indonesia.


Inovasi dalam Penyutradaraan dan Sinematografi

Seiring dengan perkembangan teknologi perfilman, film horor Indonesia telah memanfaatkan inovasi dalam penyutradaraan dan sinematografi. Penggunaan efek khusus yang canggih dan visual yang menakjubkan telah meningkatkan ketegangan dan kengerian dalam film-film seperti "Danur" (2017) dan "Impetigore" (2019). Para pembuat film juga memanfaatkan kekuatan musik dan suara untuk membangun atmosfer yang mencekam.




Daya Tarik Internasional

Film horor Indonesia juga telah berhasil menarik perhatian dunia internasional. Dalam beberapa tahun terakhir, film-film seperti "Satan's Slaves" (2017) dan "The Queen of Black Magic" (2019) mendapatkan pengakuan luas di berbagai festival film internasional. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas dan kengerian film horor Indonesia diakui secara global.


Kesimpulan

Film horor Indonesia telah menunjukkan perkembangan yang luar biasa selama beberapa dekade terakhir. Dengan memadukan cerita-cerita yang menarik, elemen-elemen horor yang efektif, dan inovasi dalam penyutradaraan dan sinematografi, industri film horor Indonesia terus menghasilkan karya-karya yang menegangkan dan menghibur. Dengan daya tariknya yang tak hanya terbatas pada pasar lokal, film horor Indonesia telah memperoleh tempat istimewa dalam industri perfilman dunia.

Minggu, 18 Juni 2023

Review Film M3gan


M3gan: Mengguncang Dunia Horor dengan Kisah Menegangkan


M3gan, sebuah film horor yang menampilkan kisah menakutkan yang membawa penontonnya dalam petualangan yang mencekam. Disutradarai oleh Amie Donald, film ini telah berhasil mencuri perhatian para penggemar horor sejak perilisannya. Dengan kombinasi cerita yang kuat, sinematografi yang mengagumkan, dan akting yang mengesankan, M3gan telah membuktikan dirinya sebagai salah satu film horor paling menggemparkan dalam beberapa tahun terakhir. Artikel ini akan membahas lebih dalam tentang film ini, membawa Anda melalui alur cerita, karakter yang menarik, dan kekuatan visualnya yang menghantui.





Alur Cerita:

M3gan mengisahkan tentang seorang wanita muda yang diperankan dengan brilian oleh aktris terkenal. Ia menemukan sebuah boneka kuno yang tersembunyi di loteng rumah barunya. Awalnya, boneka itu tampak tidak berbahaya dan menggemaskan, namun, seiring berjalannya waktu, hal-hal aneh mulai terjadi di sekitar wanita itu.

Dengan setiap kejadian aneh yang terjadi, ketakutan dan ketegangan semakin meningkat. Boneka itu tampak hidup dan memiliki motif tersendiri. M3gan, yang semula adalah teman imajiner, berubah menjadi ancaman nyata bagi kehidupan wanita itu. Kengerian menghantui setiap sudut rumahnya, dan upaya wanita itu untuk melarikan diri dari kutukan boneka itu semakin sia-sia.


Karakter Menarik:


Amie Donald berhasil menciptakan karakter-karakter yang menarik dalam M3gan. Wanita muda protagonis ini, dengan perjuangannya melawan kejahatan yang tak terlihat, menggambarkan keberanian yang menginspirasi. Dia menghadapi rasa takutnya dengan tekad yang tak tergoyahkan, dan perjuangannya untuk bertahan hidup akan membuat penonton terikat dengan emosi yang mendalam.

Selain itu, karakter boneka M3gan sendiri juga menjadi sorotan utama dalam film ini. Boneka itu dirancang dengan detail yang mengerikan, wajahnya yang menyeramkan dan tatapan matanya yang tajam membuatnya terasa hidup. Kombinasi antara desain visual yang menakutkan dan kemampuan Amie Donald dalam membangun ketegangan melalui boneka ini menghasilkan momen-momen yang benar-benar mencekam.


Kekuatan Visual yang Menghantui:



Salah satu hal yang membuat M3gan menjadi film horor yang luar biasa adalah penggunaan visual yang cerdas dan efektif. Setiap adegan dan pengambilan gambar dirancang untuk membangun ketegangan dan menciptakan atmosfer yang gelap. Pencahayaan yang dramatis dan kontras yang kuat menciptakan bayangan dan siluet yang misterius di setiap sudut.

Selain itu, penggunaan suara juga menjadi elemen penting dalam menciptakan atmosfer menakutkan. Musik yang menghantui dan efek suara yang tajam dan menciptakan ketegangan yang intens, meningkatkan ketakutan penonton secara signifikan. Setiap langkah kaki yang diperdengarkan, suara berderit atau risikan, semuanya berkontribusi untuk menghantui pikiran dan merasuki penonton.

M3gan juga berhasil memanfaatkan jump scare dengan cerdas. Adegan-adegan yang tak terduga dan penampilan mendadak dari boneka M3gan akan membuat penonton melompat dari kursi mereka. Film ini tidak hanya bergantung pada jump scare semata, tetapi juga menyajikan momen-momen yang merindingkan dengan ketegangan yang terbangun secara perlahan.


Dampak di Dunia Horor:



M3gan berhasil menciptakan gelombang kegemparan di dunia horor. Kehadirannya mengingatkan penonton tentang daya tarik genre horor yang mampu menghadirkan pengalaman yang menegangkan. Film ini juga menjadi bukti bahwa sutradara Amie Donald adalah kekuatan baru yang patut diperhitungkan dalam industri film horor.

Dengan menggabungkan elemen-elemen yang efektif seperti alur cerita yang kuat, karakter-karakter menarik, dan kekuatan visual yang menghantui, M3gan menawarkan pengalaman yang tak terlupakan bagi para pecinta horor. Film ini mengingatkan kita bahwa horor adalah genre yang tetap relevan dan mampu mempengaruhi emosi dan imajinasi kita.




Penutup:

M3gan, film horor yang disutradarai oleh Amie Donald, telah mencuri perhatian para penggemar horor dengan kisah menakutkan yang berhasil menghantui penontonnya. Dengan alur cerita yang menggemparkan, karakter-karakter yang menarik, dan kekuatan visual yang menghantui, film ini telah menciptakan kegemparan di dunia horor. M3gan adalah bukti bahwa genre horor tetap memiliki daya tarik yang kuat dan mampu menghadirkan pengalaman yang memacu adrenalin. Jika Anda mencari film horor yang penuh ketegangan, M3gan adalah pilihan yang tepat untuk Anda nikmati. Siapkan diri Anda untuk merasakan sensasi menegangkan yang akan terus menghantui pikiran Anda setelah menontonnya.


Penulis : hokijoin.today

Review Film Evil Dead Rise



Franchise Evil Dead  selalu menghadirkan pengalaman yang menjanjikan di setiap filmnya. Juga, kapan Evil Dead Rise keluar tahun ini - 10 tahun setelah Evil Dead (2013) - diterima dengan baik oleh banyak orang. Karena itu, Evil Dead Rise memikul beban berat untuk menciptakan kengerian yang lebih besar dari film sebelumnya.  Evil Dead Rise berdurasi sekitar 90 menit, yang merupakan pertanda positif bahwa ceritanya  pasti lebih kompak tanpa berbelit-belit. Dan film ini seperti kata pepatah: singkat, to the point, jelas. 

REVIEW  'EVIL DEAD RISE' 



Bagian pertama film ini  langsung menawarkan keseruan yang jelas. Tentu saja, saya tidak akan merinci bagaimana ceritanya terungkap, tetapi yang paling keren dari bagian pertama ini adalah kartu judul yang menampilkan nama film ini. Ditambah dengan musik yang keras dan catchy serta tipografi yang tepat. 

Kemudian kita dibawa ke  kisah sebuah keluarga yang harus berusaha menghadapi segala macam konflik, tokoh dan buku. Ya, pemuliaan setan "buku kematian" ini memang  makanan yang mudah bagi orang-orang bodoh dan jahil dengan segala keterbatasan yang  diberikan. Seperti biasa, buku ini memainkan peran penting dalam kisah seri Evil Dead. Kali ini giliran anak-anak yang membuka buku tersebut dan sang ibu dirasuki setan. 

Cerita  berlanjut ketika sang ibu, atau iblis, ingin membunuh semua orang di sana satu per satu, termasuk anak-anaknya sendiri. Perlawanan tanpa henti berlanjut sepanjang film. Kami dibawa ke  film yang berjalan seperti roller coaster di  taman hiburan. Kadang tenang, tapi lebih sering memacu adrenalin  yang bahkan membuat tutup telinga, karena alunan musiknya cukup memekakkan telinga. 

SINGKAT, PADAT, JELAS



Perbedaan antara Evil Dead Rise dengan film sebelumnya lagi-lagi hanya plotnya saja, meski yang lainnya sama. Kami diperlihatkan betapa intensnya intensitas darah dari adegan ke adegan. Dengan volume galon darah yang besar sebagai kosmetik yang sempurna untuk  kebrutalan  iblis,  film ini tidak segan-segan menciptakan adegan yang  jarang terlihat di film horor, yaitu berani menampilkan pembunuhan anak kecil  secara cepat. tetapi dengan efek yang besar.  

Evil Dead Rise memang sangat padat, karena kita akan berpikir bahwa film ini hanya terlihat sesaat ketika kita menontonnya. Tapi itu hanya 90 menit. Namun yang terjadi  sebaliknya. Film ini sebenarnya terasa begitu lama hingga melelahkan karena semua intensitasnya dijejalkan ke dalam 30 menit terakhir. Untungnya, tidak hanya menghadirkan efek seram, adegan aksinya pun menjadi faktor pembeda yang cukup besar dibandingkan dengan film horor lainnya. 

Kejernihan cerita tanpa meninggalkan plot hole patut diacungi jempol. Semuanya dijelaskan dan dijelaskan dengan jelas untuk setiap adegan. Walaupun ada yang kurang paham  jalan ceritanya atau kenapa karakternya bisa kerasukan setan, mungkin mereka kurang memperhatikan layar  karena sudah  takut dari awal.  

SENSOR 




Film Evil Dead Rise  memberikan gambaran horor yang akan dihadirkan di awal film melalui trailer dan teasernya. Meski horor, lompatan menakut-nakuti tidak dimainkan secara berlebihan. Lee Cronin mengedepankan kengerian yang dihadapi Beth dan ketiga keponakannya saat mereka melawan iblis di tubuh Ellie. Dari penusukan hingga ledakan senjata, film berdurasi satu setengah jam ini penuh warna. Emosi dan ketegangan penonton tampaknya dibawa naik roller coaster saat kengerian  naik dan turun dalam intensitas. Terkadang kengerian itu dalam bentuk diam, kemudian ketegangan kembali dalam bentuk serangan iblis yang brutal. Ada juga beberapa adegan tertawa terbahak-bahak, sehingga bisa sedikit memecah ketegangan. 




Evil Dead Rise memiliki beberapa adegan yang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan mengarah pada sadisme, sehingga ada juga adegan yang perlu dipotong secara kasar. Namun, hal ini tidak mengurangi keseruan dari rangkaian keseruan dan kengerian selama satu setengah jam tersebut. Sutradara Lee Cronin  cukup layak untuk memberikan karakter dan latar belakang naratif kepada setiap pemain, membuat keputusan yang dibuat setiap karakter tampak logis atau rasional. 

Adegan di babak ketiga Evil Dead (2013) masih terasa lebih megah dan berdarah, namun Lee Cronin memiliki caranya sendiri untuk membuat  akhir dari Evil Dead Rise menjadi menarik.  Evil Dead Rise akan tayang perdana di bioskop Indonesia  Mei mendatang. Bagi  yang ingin menonton film ini harap mengingat batasan usia penonton karena banyak adegan sadis dan akan membuat tidak nyaman. Direkomendasikan, 3,8/5.

Kamis, 15 Juni 2023

5 Rekomendasi Film Terbaru di KlikFilm Juni 2023, Sudah Nonton?



 Setiap bulannya selalu ada judul-judul baru yang tayang di KlikFilm. Platform ini menayangkan banyak genre dari berbagai negara. Nah, berikut ini 5 rekomendasi film terbaru yang tayang di KlikFilm pada Juni 2023. Menambah daftar tontonanmu, nih.


1. Small, Slow but Steady (2022)




Film drama olahraga Jepang ini disutradarai oleh Sho Miyake. Menceritakan seorang petinju muda yang mengalami gangguan pendengaran, Keiko. Ia bercita-cita menjadi petinju profesional. Ia berlatih dengan keras. Klub tinjunya sudah dianggap seperti keluarga. Namun, ketika pandemi datang, klub terancam tutup.


2. The Dam (2022)




The Dam merupakan film drama misteri Sudan garapan sutradara Ali Cherri. Menceritakan seorang pria bernama Maher. Ia bekerja di tempat pembuatan batu-bata. Tiap Malam, Maher pergi mengendap-endap ke padang pasir. Di sana ia membuat kontruksi misterius dari lumpur. Namun, lambat laun ciptaannya itu mulai merenggut kehidupannya.





3. A Murder Erased (2022)




Film misteri thriller Hong Kong ini disutradarai oleh Dennis Law. Menceritakan seorang petugas narkotika internasional yang diturunkan pangkatnya, Choi. Ia diduga telah menerima suap. Kini Choi menangani kasus lokal, yaitu ditemukannya sebuah mayat yang hilang selama delapan tahun. Setelah menemukan tersangkanya, seorang jaksa justru mencurigai Choi karena banyak ketidakkonsistenan dalam pernyataannya.


4. Call Me Agent (2022)




Film komedi aksi yang satu ini disutradarai oleh Michael Chuah dan Eric Lam. Menceritakan Miu Ling yang ingin menjadi agen rahasia. Meski tampak tidak mungkin, Miu Ling masih menyimpan cita-citanya itu. Suatu hari, Miu Ling menyelamatkan seorang agen rahasia yang tengah terluka. Agen itu kemudian menjadikan Miu Ling muridnya. Hidup Miu Ling berubah sejak saat itu dan ia kini masuk ke dalam petualangan gila.


5. The Fatal Raid (2019)




The Fatal Raid bercerita tentang pertumpahan darah yang terjadi akibat bentrokan antara kepolisian dan gangster. Hanya sedikit yang tersisa di antara mereka. Dua puluh tahun kemudian, seorang polisi bernama Madam Fong membentuk tim baru dan mengejar para anarkis muda yang meneror Makau.



Itulah 5 film di atas sudah tayang di KlikFilm mulai 1 Juni lalu. Dari cerita petinju tunarungu hingga pertempuran polisi melawan gangster. Film mana saja yang tertarik untuk kamu saksikan?

Rabu, 14 Juni 2023

Ini 8 Rekomendasi Film Komedi Romantis Terbaik, Siap-siap Baper!

 


Komedi adalah salah satu genre yang disukai banyak orang karena alur ceritanya dapat menghadirkan gelak tawa. Dari sekian banyak jenis genre komedi, salah satu yang memikat hari para penonton adalah RomCom alias romantic comedy.  

Film dengan genre komedi romantis, sangat cocok ditonton di akhir pekan atau ketika kamu memiliki luang yang cukup banyak. Kenapa? Itu karena film dengan genre ini nggak perlu membuatmu berpikir ‘keras’ untuk mengolah alur ceritanya. 


1. She's the Man




Film ini merupakan kombinasi menggelitik antara komedi remaja dan cerita romantis yang kocak. Ceritanya mengikuti perjuangan Viola Hastings (diperankan oleh Amanda Bynes) yang menyamar sebagai kakaknya untuk bermain sepak bola di sekolah yang dilarang bagi perempuan.

Dalam prosesnya, dia jatuh cinta pada sesama pemain sepak bola, tetapi segala macam kekonyolan terjadi saat identitas aslinya terancam terungkap. "She's the Man" akan membuat kamu tertawa terbahak-bahak sambil merasakan getaran romansa yang manis.


2. Juno

Juno adalah film komedi romantis segar dan penuh dengan dialog yang cerdas. Film ini mengisahkan tentang seorang remaja bernama Juno (diperankan oleh Ellen Page) yang hamil setelah melakukan hubungan intim dengan temannya. 

Juno memutuskan untuk memberikan bayi itu untuk diadopsi dan dalam prosesnya, dia menjalani perjalanan emosional yang membuatnya belajar tentang dewasa, cinta, dan tanggung jawab. Dengan sentuhan komedi yang tajam, Juno berhasil menciptakan pengalaman menggugah hati.


3. 50 First Dates




Film yang digarap pada 2004 ini membawa kita pada kisah unik antara Henry (diperankan oleh Adam Sandler) dan Lucy (diperankan oleh Drew Barrymore). Lucy mengalami gangguan kehilangan ingatan jangka pendek yang membuatnya melupakan segala hal setiap pagi. Henry jatuh cinta pada Lucy dan setiap hari harus memenangkan hatinya kembali dengan cara yang kreatif dan lucu. 50 First Dates menghadirkan komedi yang menggemaskan dan mengajarkan kamu tentang kesetiaan, kesabaran, dan arti sejati dari cinta.


4. Ruby Sparks

Ruby Sparks adalah film barat romantis dan komedi yang menghadirkan premis unik dan imajinatif. Kisahnya berkisar pada seorang penulis bernama Calvin (diperankan oleh Paul Dano) yang tiba-tiba menemukan karakter fiksinya, Ruby Sparks (diperankan oleh Zoe Kazan), menjadi nyata di dunia nyata.

Mereka menjalin hubungan romantis yang indah, tetapi Calvin mulai menyadari bahwa dia memiliki kekuasaan penuh atas Ruby dengan menulis kisahnya. Film ini menggali konsep cinta, kebebasan, dan penerimaan diri dengan cara yang menyenangkan dan menghibur.


5. To All The Boys I've Loved Before

Film ini mengisahkan tentang Lara Jean Covey (diperankan oleh Lana Condor), seorang gadis remaja yang menulis surat-surat cinta kepada para mantan simpanannya tanpa pernah mengirimkannya. Namun, segalanya berubah ketika surat-surat tersebut secara tidak sengaja dikirimkan dan hidup cinta Lara Jean menjadi berantakan.

Dalam perjalanan ini, kamu diajak untuk merasakan kebingungan, tawa, dan kilas balik nostalgia pada masa remaja yang penuh dengan emosi. To All The Boys I've Loved Before menghadirkan cerita romantis yang segar dengan elemen komedi. Oh ya, film ini juga memiliki beberapa sekuel dengan jalan cerita lanjutan loh, pastikan kamu nonton dari sekuel pertama ya!





6. Knocked Up

Knocked Up mengisahkan tentang peristiwa yang tak terduga ketika seorang wanita sukses bernama Alison (diperankan oleh Katherine Heigl) dan seorang pria santai bernama Ben (diperankan oleh Seth Rogen) menghabiskan malam bersama setelah pertemuan yang singkat.

Setelah mengetahui bahwa mereka hamil, keduanya harus belajar beradaptasi dengan perbedaan kepribadian mereka dan menghadapi tantangan menjadi orangtua. Film ini menghadirkan komedi yang jujur, mengangkat isu-isu kehidupan dewasa dan menunjukkan betapa cinta bisa muncul dari situasi tak terduga.


7. Mr. & Mrs. Smith




Mr. & Mrs. Smith menggabungkan elemen komedi, aksi, dan romansa dalam satu paket yang menarik. Film ini mengisahkan pasangan suami istri, John Smith (diperankan oleh Brad Pitt) dan Jane Smith (diperankan oleh Angelina Jolie), tanpa mereka sadari adalah mata-mata yang bekerja untuk organisasi yang berbeda.

Ketika keduanya diberi perintah untuk saling membunuh, hubungan mereka mengalami perubahan yang tak terduga. Dengan aksi yang seru dan dialog kocak, film barat romantis ini sangat menghibur!


8. The Proposal

The Proposal adalah film komedi romantis yang menyenangkan dan menghadirkan chemistry yang luar biasa antara Sandra Bullock dan Ryan Reynolds. Film ini menceritakan tentang seorang bos yang ketat bernama Margaret (diperankan oleh Sandra Bullock) yang terjebak dalam situasi imigrasi yang rumit. Dia meminta asistennya, Andrew (diperankan oleh Ryan Reynolds), untuk berpura-pura menjadi tunangannya agar bisa tetap tinggal di Amerika Serikat.

Dalam prosesnya, mereka harus berurusan dengan keluarga, konflik, dan kejadian lucu yang mengikat mereka secara emosional. The Proposal yang merupakan film barat romantis ini menghadirkan humor yang segar, chemistry yang kuat antara karakter utama dan pesan tentang menemukan cinta di tempat yang tak terduga.



Nah itu dia beberapa rekomendasi film barat romantis dengan yang bisa menjadi teman setia untuk menghibur dan menggetarkan hati. Berbagai film barat lainnya juga bisa kamu tonton di Netflix, Disney+ Hotstar, Catch Play, Viu, dan WeTV yang legal dan aman untuk menonton film favoritmu.

Selasa, 13 Juni 2023

5 Rekomendasi Film Horor

 



Horor
 merupakan salah satu aliran film yang menggaet banyak penonton. Meski menyeramkan, film horor tetap menegangkan dan menantang untuk ditonton. Pada setiap tahun, banyak industri perfilman yang merilis film horor. Namun yang biasanya tersorot adalah Hollywood yang memang sudah mendunia. Kali ini, Katadata.co.id akan membahas rekomendasi film horor terseram sepanjang sejarah. Beberapa di antaranya melansir dari situs Bacaterus. Berikut ini rekomendasi dan pemabahasannya.

Rekomendasi Film Horor


1. A Quiet Place Part II (2021) 




A Quiet Place Part II merupakan lanjutan dari musim sebelumnya. Film ini dibintangi oleh Emily Blunt, Millicent Simmonds, Noah Jupe, John Krasinski, dan Cillian Murphy. Selain itu, film ini juga beraliran drama dan science fiction. Film ini masih menceritakan tentang kelanjutan dari keluarga Abbott yang berusaha menghadapi teror dari dunia luar. Berbeda dari musim sebelumnya, mereka sudah beradaptasi dengan keheningan untuk tetap bertahan hidup. Kali ini, Evelyn Abbott terpaksa harus menjelajah tempat asing agar tetap bisa bertahan hidup. Tentu saja mereka tidak lepas dari intaian makhluk asing yang membahayakan. Akhirnya, mereka berhasil berlindung di stasiun radio.


2. The Unholy (2021) 




Rekomendasi film horor berikutnya adalah The Unholy yang bisa disaksikan pada platform Netflix. Film ini digarap oleh Evan Spiliotopoulos. Adapun deretan aktor yang membintanginya adalah Jeffrey Dean Morgan, Cricket Brown, William Sadler, Katie Aselton, dan Cary Elwes. The Unholy bercerita tentang Alice yang rentan dimanipulasi oleh entitas jahat. Diketahui juga bahwa Alice memiliki gangguan pendengaran. Namun pendengarannya kembali ketika mendapatkan kunjungan dari Bunda Maria atau Virgin Mary. Hal itu menjadi titik baliknya hingga mampu berbicara dan menyembuhkan orang mati. Kemampuannya tersebut mengejutkan banyak orang.

Hal tersebut menjadi sorotan, salah satunya jurnalis bernama Gerry Fen yang sedang berusaha kembali meniti karir. Dalam misinya, Gerry Fen merasa ada sesuatu yang janggal dan berusaha untuk melakukan investigasi tentang ramainya pembicaraan masyarakat terhadap sosok Alice. Singkatnya, Alice ternyata tidak diberkati oleh Bunda Maria yang dikatakan membuatnya memiliki kemampuan tersebut. Gerry Fen berusaha menguak hal ini.


3. Ouija: Origin of Evil (2016)




Origin of Evil merupakan sekuel dari film Ouija sebelumnya. Film ini disutradarai oleh Mike Flanagan dan dibintangi oleh Elizabeth Reaser, Annalise Basso, Lulu Wilson, Henry Thomas, dan Parker Mack. Diketahui bahwa film ini juga beraliran drama, misteri, dan thriller. Berlatar tahun 1967, film ini bercerita tentang Alice Zander yang menjadi ibu tunggal akibat kematian sang suami. Diketahui bahwa Alice tinggal dengan kedua putrinya, yaitu Lina Zander dan Doris Zander. Untuk menyambung hidup, Alice memiliki usaha kecil-kecilan, yaitu praktik berkomunikasi dengan roh. Namun popularitas Alice semakin memuncak dan berhasil menggaet banyak orang untuk menggunakan jasanya. Hal tersebut membuat perekonomiannya semakin baik.

Dalam melakukan pekerjaannya, diketahui bahwa Alice menggunakan papan Ouija. Namun hal tak terduga mulai terjadi ketika papan tersebut dimainkan oleh anaknya Doris, anaknya. Ouija berhasil menjadi media untuk memanggil roh yang akhirnya merasuk ke tubuh Doris. Secara brutal, Doris menulis lembaran kertas dengan bahasa Polandia. Untuk mengobati Doris, Alice menemui Pastor Tom.





4. Flight 7500 (2014)




Film garapan sutradara Takashi Shimizu ini memiliki aliran horor, petualangan, misteri, supernatural, hingga thriller. Berlatar di pesawat yang sedang mengudara, film ini dibintangi oleh Jamie Chung, Leslie Bibb, Ryan Kwanter, Amy Smart, dan Jerry Ferrara. Cerita berawal ketika pesawat Vista Pacific Airlines Flight 7500 yang akan terbang dari Los Angeles menuju Tokyo. Salah satu kejanggalan terjadi ketika muncul sosok pria aneh yang memboyong sekotak kayu. Pria tersebut bernama Lance Morrell. Sesaat setelah itu, ia meletakkan kotak kayu di bawah kursi. Ketika pesawat sudah mengudara dan berama di atas ketinggian 10 ribu kaki, turbulensi yang cukup kendang membuat seisi pesawat heboh. Selain panik, Lance juga mengalami gangguan pernafasan karena tekanan yang berubah drastis. Tak lama berselang, Lance mengeluarkan darah dari mulut dan mulai bertingkah aneh.



5. The Conjuring (2013) 




The Conjuring menjadi salah satu rekomendasi film horor terseram sepanjang sejarah yang seperti sayang untuk dilewatkan. Film ini disutradarai James Wan dan dibintangi oleh Vera Farmiga, Patrick Wilson, Lili Anne Taylor, Ron Livingston, dan Shanley Caswell. Melansir situs Bacaterus, The Conjuring bercerita tentang Lorraine dan Ed Warren yang merupakan sepasang investigator mistis. Kala itu, mereka menyasar roh jahat yang bersemayam di rumah keluarga Perron. Diketahui bahwa roh tersebut ingin menyerang Carolyn. Maka dari itu, Lorraine dan Ed berusaha keras untuk mengusir roh jahat tersebut.

Sementara itu, roh jahat tersebut memiliki nama Betsheba, disinyalir sosoknya adalah penyihir yang terbunuh sekaligus pemilik rumah sebelum keluarga Peron. Tanpa ampun, Bathsheba berusaha untuk membunuh Lorraine dan Ed. Bathsheba secara mengerikan merasuki tubuh Carolyn yang sempat di luar kendali dan berusaha mengejar April. Lorraine dan Ed berjuang keras agar kejahatan Bathsheba tidak mencelakai keluarga Perron dan juga diri mereka sendiri. Dalam upayanya, Carolyn melewati ritual tertentu untuk mengeluarkan Bathsheba.


Demikian ulasan mengenai rekomendasi film horor terseram yang bisa Anda tonton. Mulai dari A Quiet Place hingga The Conjuring, mana yang menurut Anda paling menyeramkan?

4 Rekomendasi Film dan Dokumenter Menginspirasi yang Dibintangi Pemeran Penyandang Disabilitas

 


Industri film kini telah berkembang dalam banyak hal, termasuk dalam mengangkat isu disabilitas ke tema tontonan-tontonan layar lebar.

Sayangnya, industri film bisa disebut belum inklusif. Sebab, kita jarang melihat mereka memberi kesempatan kepada aktor dan aktris penyandang disabilitas itu sendiri yang membintangi film.

Akan tetapi, beberapa film dan dokumenter ini telah memulai langkah yang baik menuju industri yang lebih inklusif. Melansir dari Disability Horizons, simak rekomendasi tujuh film dan dokumenter yang diperankan oleh penyandang disabilitas di sini.



1. CODA, Diperankan Penyandang Disabilitas Tuli

CODA – yang merupakan singkatan dari Children of Deaf Adults (Anak dari Orangtua Tuli) – adalah film drama komedi yang ditulis dan disutradarai oleh Sian Heder. Ini adalah remake berbahasa Inggris dari film Prancis-Belgia 2014, La Famille BĂ©lier.

Ruby Rossi (diperankan oleh aktor Emilia Jones) adalah putri dari orangtua tuli. Ia juga memiliki saudara perempuan dari saudara laki-laki yang tuli. Singkatnya, Ruby adalah satu-satunya anggota keluarga yang bisa mendengar.

Ia berusaha membantu bisnis perikanan keluarganya yang berjuang, sambil mengejar cita-citanya sendiri menjadi seorang penyanyi.

Film ini menampilkan aktor tuli Marlee Matlin sebagai ibu Ruby, Jackie, Troy Kotsur sebagai ayah Ruby, Frank, dan Daniel Durant sebagai saudara laki-laki Ruby, Lee.

Pada tahun 2022, CODA memenangkan tiga Academy Awards termasuk Film Terbaik, Penulisan Terbaik, dan Aktor Pendukung Terbaik untuk Troy Kotsur.


2. The Peanut Butter Falcon, Dibintangi Penyandang Down Syndrome




Film ini bercerita tentang karakter aktor Zach Gottsagen, Zak, saat dia melarikan diri dari fasilitas tempat tinggalnya di mana dia ditinggalkan oleh keluarganya karena Down Syndrome.

Diceritakan juga, Zak melalui perjalanannya untuk mengejar mimpi menjadi pegulat profesional.

Dalam perjalanannya, dia bertemu dan berteman dengan seorang pria bernama Tyler (Shia LaBeouf) yang juga sedang dalam pelarian.

Akhirnya, keduanya menjadi sahabat saat Tyler membantu Zak mencapai mimpinya.

Zach Gottsagen sendiri merupakan aktor penyandang disabilitas Down Syndrome asal Florida, Amerika Serikat (AS). 

Pada awalnya, tak mudah mendapatkan dana untuk produksi film ini. Banyak perusahaan yang enggan menjadikan Zack sebagai pemeran utama karena ia merupakan penyandang disabilitas.

Mereka menganggap, memiliki aktor dengan Down Syndrome dalam film tidak akan membuat film laku.

Singkat cerita, realitas berkata lain. Ketika The Peanut Butter Falcon dirilis di AS pada Agustus 2019, film ini telah menghasilkan 19 juta dollar AS (atau sekitar lebih dari Rp280 miliar) di bioskop.

Pencipta film ini, Tyler Nilson dan Michael Schwartz, juga telah memenangkan beberapa penghargaan di berbagai festival film. Sebut saja, Best Narrative Feature di Nantucket Film Festival dan penghargaan Narrative Spotlight di SXSW Film Festival.





3. Hearing Is Believing, Dokumenter Musisi Penyandang Disabilitas Netra




Hearing Is Believing adalah dokumenter 2016 dari produser pemenang penghargaan, Lorenzo DeStefano.

Dokumenter ini berupaya memperkenalkan dunia kepada musisi dan komposer muda penyandang disabilitas netra yang menakjubkan, Rachel Flowers.

Film ini menunjukkan kecintaan Rachel yang mendalam pada musik, yang menerangi ikatan keluarga dan kreativitasnya.

Musisi hebat yang tampil bersama Rachel termasuk pemenang Grammy Dweezil Zappa, Arturo Sandoval, Stevie Wonder, pianis jazz nominasi Grammy Taylor Eigsti, mendiang ikon Progressive Rock Keith Emerson, dan 50 anggota Santa Barbara Youth Symphony.

Rachel Flowers merupakan seorang wanita yang lahir 15 minggu lebih awal pada 1993 silam. Karena ini, ia kehilangan penglihatannya saat masih bayi.

Ketika Rachel berusia dua tahun, ibu Rachel menunjukkan cara memainkan piano untuk lagu "Twinkle Twinkle Little Star". Rachel segera mempelajarinya dan lagu-lagu lain yang ia dengar.

Seiring dengan studinya tentang dasar-dasar piano dan musik, Rachel mempelajari Kode Musik Braille dan aplikasi musik komputer yang adaptif.


4. A Space In Time, Dokumenter Anak dengan Kondisi Genetik




Dokumenter menyentuh ini bercerita tentang dua saudara, Theo dan Oscar, dengan Duchenne muscular dystrophy atau DMD. Kondisi DMD adalah kelainan genetik yang disebabkan oleh mutasi gen dystrophin, protein yang penting bagi fungsi otot, seperti melansir Klikdokter.

Adapun komplikasi yang dialami orang dengan DMD adalah kelumpuhan, gangguan respirasi, gangguan kardiovaskular, dan masalah dalam menelan.

Dalam dokumenter ini, kedua saudara itu menjalankan hidup mereka dengan kekuatan cinta dan kebersamaan. Ini adalah film dokumenter yang sangat pribadi, serta meningkatkan kesadaran tentang penyandang disabilitas DMD.

Dokumenter ini juga menunjukkan kedua orangtua Theo dan Oscar yang tak menyerah.

Keluarga mereka memulai perjalanan untuk menciptakan rumah ajaib bagi kedua putra. Tujuannya, tak lain untuk memelihara agar tidak terjadi kelumpuhan yang lebih parah.

Mereka pun menyewa arsitek untuk membuat rumah yang dibangun khusus dan telah merevolusi ide mereka sendiri mengenai kehidupan yang indah.

Intim, jujur, dan hangat, dokumenter ini juga menunjukkan bahwa disabilitas tidak harus identik dengan tragedi yang menyedihkan.



Editor : hokijoin.today

Review Evil Dead Rise

  Ulasan Evil Dead Rise: Kengerian Itu Telah Kembali  Franchise Evil Dead   selalu menghadirkan pengalaman yang menjanjikan di setiap filmny...